Rabu, 12 Maret 2014

hanya malam ini

Entah kenapa sepanjang hari ini aku didera perasaan menyesal. Sekalipun sejujurnya aku sangat tak suka pada penyesalan, apalagi jika aku yang menyesal karena keputusan yang aku buat. Bukan, ini bukan sepenuhnya salahmu. Aku pun terlalu berlebihan berekspektasi yang belum pasti bagaimana kenyataannya.

Hingga sampai malam ini, aku masih didera. Sepucuk kesal yang aku sendiri tak tahu bagaimana cara mengungkapkannya masih bersemayam, menunggu untuk dikuak. Sesak, rasa yang sama ketika ada sesuatu yang mengganjal dan harus diselesaikan. Tapi mungkin tak sekarang, terlalu banyak hal yang harus aku selesaikan dan waktu istirahatmu yang sangat kamu perlukan.

Yah tidurlah sayang, pergilah tidur. Entah bagaimana sesak ini akan hilang. Sungguh kurasa sangat kekurangan waktu saat ini, untuk mengerjakan semua tanggung jawab ini, ditambah waktu untuk mengenalmu. Haha, ya mungkin inilah yang menjadi penyesalanku. Terlalu cepat dan terburu-buru, ditambah ekspektasi bodoh dan perilaku labil yang sepertinya kulakukan saat sedang dalam keadaan tak sadar.

Mungkin malam ini aku akan tidur sendiri. Tanpa kamu yang menemaniku. Yang sesungguhnya pun karena aku tak mau. Saat ini, kuharap hanya saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo ayo, silakan dikomentari :D