Rabu, 09 Januari 2013

Day 1: “Perjalanan Panjang Dimulai”


Cerita ini dimulai dari kesempatan pertama kami berkumpul, Selasa malam di Masjid UI. Itulah pertama kalinya semangatku begitu berapi-api, meski sebelumnya aku sempat kelelahan karena berbagai persiapan yang kulakukan, sehingga tubuhku menunjukkan tanda-tanda bahwa tensi darahku sedang turun. Ditambah sedikit stress karena aku merasa barang bawaanku terlalu berlebihan, satu tas carrier yang sangat padat dan berat, satu tas ransel ukuran besar, serta satu kantong plastik hitam berukuran sangat besar yang berisi perlengkapan mengajarku. Namun ketika aku melihat teman-temanku datang dengan begitu bersemangat, aku pun ketularan. Mereka pun rata-rata membawa tiga tas, membuatku yakin ternyata aku tidak berlebihan J Pukul 1 dini hari kami berangkat, tak lupa mengucap doa meminta perlindungan-Nya. Waktu di dalam bis kami gunakan untuk tidur, seakan tahu bahwa akan ada hal besar yang harus dikerjakan nantinya.
Kira-kira pukul 7 pagi, rombongan sampai di kantor kecamatan Sobang. Sembari menunggu persiapan grand opening pukul 1 siang nanti, beberapa dari kami ada yang masih beristirahat dan sarapan di dalam bis karena gerimis turun. Hingga pembukaan dilaksanakan pukul 13.30, dihadiri oleh bapak Camat, Kepala UPT, perwakilan dari Dinas Pendidikan, dan beberapa kepala sekolah serta perwakilan guru. Senang rasanya diterima begitu baik oleh mereka, juga mengenal kecamatan Sobang ini lebih jauh melalui cerita-cerita mereka. Mendengar kata sambutan dari bapak Camat, aku merasa bahwa kami sebagai pengajar mempunyai tanggungjawab yang besar. Beliau begitu berharap kami dapat memberikan sesuatu bagi kemajuan pendidikan kecamatan Sobang, memberikan harapan dan semangat baru bagi anak-anak di sini untuk terus melanjutkan pendidikan. Mengalahkan keterbatasan ekonomi untuk mengejar setiap cita, dan semua tanggungjawab itu ada di pundak kami, para pengajar GUIM 2, ada di pundakku.
Setelah pembukaan dan makan siang, aku dan teman-teman titik 5 segera berangkat dengan menggunakan truk yang sangat besar. Hujan masih terus turun hingga kami harus menggunakan terpal di atas truk. Tak terpikirkan sebelumnya, kami akan menempuh perjalanan yang begitu mengasyikkan dan mendebarkan. Jalan akses ke titik 5 Kampung Salam merupakan tanah berbatu dan belum tersentuh aspal. Aku dan teman-teman di dalam truk hanya bisa berdoa supaya Tuhan melindungi kami sampai ke tempat tujuan, diselingi canda setiap kali ada guncangan hebat di dalam truk. Wahana Halilintar dan Kora-kora seakan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan keseruan kami saat itu.
Puji syukur, akhirnya setelah melalui perjalanan panjang yang mendebarkan, pukul 18.00 kami sampai di rumah panitia, tempat teteh Muliati (begitu kami memanggilnya) tinggal bersama seorang anak dan adiknya. Semestinya para pengajar segera menuju ke rumah singgah masing-masing, tapi karena hujan yang terus turun dan langit yang sudah gelap, panitia memutuskan menunda keberangkatan kami hingga esok hari. Kami mendapat kabar dari teman-teman titik 1 sampai 4 yang masih di kecamatan Sobang, mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan ke titik mereka masing-masing dikarenakan banjir di jalan akses menuju titik mereka. Mereka terpaksa menginap di kantor kecamatan Sobang bersama warga yang juga mengungsi di sana karena rumahnya terendam banjir. Hujan yang terus turun membuat kantor kecamatan Sobang pun kebagian banjir. Aku tidak dapat membayangkan keadaan di sana, teman-teman yang berjuang memindahkan barang-barang yang sangat banyak ke atas meja yang terbatas jumlahnya. Air terus naik hingga selutut, hingga teman-teman panitia dan pengajar yang perempuan harus mengungsi ke tempat lain sementara yang laki-laki menjaga barang di kantor kecamatan. Memprihatinkan. Namun aku sangat salut dengan semangat mereka yang tidak pernah padam. Bagaimanapun keadaannya, mereka tidak mengeluh. Jauh lebih baik keadaan kami di sini yang dapat tidur dengan nyenyak walau dengan listrik yang padam. Malam ini aku hanya bisa berdoa, semoga Tuhan selalu melingkupi hati mereka dengan rasa syukur dan selalu menyertai mereka di mana pun berada. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo ayo, silakan dikomentari :D