Senin, 08 Februari 2010

ia dan sang cinta

satu orang lagi
merasakan pahitnya cinta
pahitnya menanti cinta
yang tak pasti dan menyakitkan
memang bukan salahnya
memang bukan inginnya
tapi aku tak tega
melihat senyum itu memudar dari wajahnya
melihat celotehannya tak lagi terucap
tapi justru terganti
oleh air mata yang menari di pelupuk matanya
aku tak bisa diam
dia temanku!
bahkan dia sahabat baikku!
tapi aku tak bisa lakukan apapun
hanya menghibur
dan mencoba menyemangatinya lagi
untuk kembali mencari cinta
dan ku hanya dapat berdoa
biar Ia Sang Maha
yang berkarya penuh dalam hidupnya


special for you :
SARA

2 komentar:

Ayo ayo, silakan dikomentari :D